Oleh: ardianita | 01/21/2015

Bebek Goreng Sinjay Bangkalan

Saat tahun baru 1 Januari 1015 kemarin di Surabaya, saya diajak kakak yang tinggal di Surabaya untuk makan siang menu bebek goreng, sekalian jalan-jalan lihat jembatan Suramadu. Aku setuju. Perjalanan menuju Suramadu cukup lancar, rupanya warga Surabaya pagi itu masih terlelap setelah capek merayakan pergantian tahun. Tapi menjelang pintu masuk Suramadu, sepeda motor menuju Madura cukup padat, tapi jalur mobil biasa saja. Suramadu

Perjalanan cukup lancar, mobil yang melintas tidak begitu ramai. Berbeda dengan di jalur motor yang menuju Madura, cukup padat. Perjalanan sekitar 30 menit menuju arah Bangkalan. Ternyata ada 2 tempat yang cukup ramai dan berdampingan. Menurut keponakan saya, yang paling enak di Sinjay, dan memang Sinjay yang paling ramai. bebek sinjay

Setelah mencari parkir mobil yang agak sulit, karena penuh, kami memasuki rumah makannya. Ternyata ramai sekali ! panjang antrian untuk pesan saja sekitar 15 meter 2 baris. Wah……! antrian sinjay

Keponakanku kebagian pesan, dan kami kebagian cari tempat. Karena cari tempat makanpun cukup sulit. Istri saya menemukan rombongan yang hampir selesai makannya, akhirnya kami berdiri di dekat mereka. Tak lama mereka selesai, tidak enak melihat kami berdiri…… mereka cepet-cepet berdiri….. hehehe……… Alhamdulillah dapat juga tempatnya.

Menunggu makanannya sampai sekitar 30 menit-an. SUasananya cukup panas saat itu, jadi cepat cepat makannya. Baru saja mulai makan ……. eee…. sudah ada yang berdiri di dekat kami. Ternyata tidak nyaman juga.

porsi sinjay 1 porsi bebek goreng Sinjay ini terdiri dari nasi, lalapan, 2 potong bebek kremes (renyah juga) dan sambal pencit. Sambal pencit ini merupakan makanan khasnya yaitu ulekan cabe dengan potongan kecil-kecil mangga muda. Rasanya segar seperti rujak manis. Harga 1 porsi beserta teh botol Sosro sekitar Rp. 17 ribuan. Di sana juga ada pedagang kelapa muda, tapi kelapanya masih muda sekali yang belum ada dagingnya. Mengenai rasanya, enak. Saya tanya ke beberapa pengunjung, dibanding dengan tempat lainnya, di sini yang paling enak.

Kalau mengenai kenyamanan, di sini sangat tidak nyaman, mau makan antri, setelah makan harus segera pergi karena sudah ada yang ngantri. Kecuali kita cuek, ya bisa santai-santai….. Pengunjungnya waktu itu mobilnya kebanyakan plat L dan W. Berarti sama dengan kami, jauh-jauh dari Surabaya hanya untuk makan siang bebek kremes.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: