Oleh: ardianita | 03/18/2009

Jalan-jalan ke Bandung

Beberapa hari yang lalu, saya dan 2 orang teman berkesempatan jalan-jalan ke Bandung. Dari Madiun berangkat pukul 20.45 dengan kereta Turangga. Cukup nyaman suhunya, tidak terlalu dingin. Kereta baru berangkat, sudah mendapat selimut dan bantal, dan tak lama pramugari datang untuk menawari makan malam. Berhubung saya sudah makan dirumah, maka jatah makan malam saya minta ganti dengan kopi susu. Tempat duduk di keretaku sekitar 70% terisi, dan sampai di Jogya kursi terisi semua. Setelah keluar Jogya, aku langsung tertidur pulas dan bangun ternyata sudah menjelang subuh sekitar jam 4 pagi, seperti biasanya saat di rumah. sawah

Masuk Bandung sesuai dengan jadwal yang tertera di tiket.Hari itu kota Bandung sangat bersahabat, cuaca sejuk, matahari tidak terlalu terik karena tertutup mendung tipis. Sehingga tidak keringatan.

Setelah urusan pekerjaan selesai, teman mengajak untuk makan di BMC (Bandoengsche Melk Centrale). bmc Rumah makan ini dari tulisan yang tertera sudah ada sejak jaman Belanda. Interiornya memakai gaya kuno dan modern. Banyak juga pengunjungnya, rata-rata berombongan. Katanya menu yang populerdi sini adalah yogurt dan Zupa-zupa, tapi teman-teman tidak ada yang pesan yogurt. Saya pesan yogurt koktail, ternyata isinya yogurt dingin dengan campuran buah-buahan.Rasanya segar. Saya juga pesan zupa-zupa yang merupakan soup krim dengan wadah cangkir besar dengan ditutup roti tawar. Makan menu ini dengan minum yogurt sudah terasa kenyang. Menu yang lainnya adalah menu umum, seperti nasi goreng hot plate, mie kuah, buntut goreng, dan lainnya. Minumnya aneka rasa yogurt dan aneka jus. Suasananya memang cukup santai untuk berkumpul dengan keluarga, teman atau teman bisnis. Bagi yang senang cuci mata, di sini juga tempatnya.

interior-bmc nasi-goreng-bmc

zupa-zupa

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan ke BEC untuk melihat-lihat HP dan komputer. Saya heran, apakah toko yang segitu banyak laku semua? Saat itu saya lihat banyak yang sekedar jalan-jalan seperti aku. Setelah puas, kami langsung menuju stasiun. Lama juga nunggu di stasiun, hampir 2 jam. Tapi tidak terasa, karena di satsiun Bandung banyak pemandangan indah yang sayang untuk dilewatkan. Akhirnya kereta Turangga diberangkatkan pukul 7 malam menuju Surabaya. Saya dapat gerbong yang berbeda dengan berangkatnya, sangat dingin acnya. ACnya dibuat dingin mungkin agar makanan di restorka laku, karena saya lihat pramugari dan pramugaranya sering lewat dengan membawa makanan. Setelah makan malam yang berupa nasi goreng, saya langsung terlelap. turangga

Saat bangun, kereta sudah hampir masuk Ngawi. Berarti nyenyak sekali tidurku, sampai-sampai Jogya dan Solo tidak tahu. Jam 5.30 pagi kereta memasuki Stasiun Madiun. Akhirnya sampai juga di rumah setelah melakukan perjalanan panjang.

eksterior-turangga menunggu-sinyal sinyal-hijau sepi1

Bebarapa bulan kemudian, yaitu bulan Mei, saya berkesempatan ke Bandung lagi. Kali ini acaranya ke ITB mau mengikuti seminar. Dari Madiun saya naik Turangga tapi ini yang masih interior lama prami-turangga Ini praminya sedang mencatat pesanan untuk makan malam.

Selama perjalanan saya tidur terus dan bangun saat subuh. Setelah sholat subuh, saya sudah tidak bisa tidur lagi. Aku nikmati pemandangan di luar yang sangat indah, saat matahari mulai muncul.gunung1 Jalan yang berkelok-kelok sering saya bisa melihat lokomotif yang sedang menarik rangkaian, karena kebetulan saya mendapat kereta paling akhir. Tapi saya tidak berani untuk mengambil gambar dengan membuka pintu kereta, jadinya saya foto dari dalam kereta dan hasilnya tidak begitu baik.

Lokomotif

Lokomotif

Jam 7 pagi saya berempat segera mencari mobil carteran untuk menuju hotel yang telah dipesankan oleh Dosen ITB yang kami kenal, yaitu hotel Sawunggaling. Setelah tawar menawar kami sepakat Rp. 30 ribu, mobilnya Avansa. sawunggaling lobi-sawunggaling1 Sampai di hotel teman saya menanyakan ke resepsionis tentang pesanan dari dosen ITB untuk kami. Setelah dicari-cari ternyata tidak ada. Akhirnya kami konfirmasi ulang kepada Beliau mengenai hotel kami. Ternyata salah !. Hotel yang telah dipesankan adalah Wisma Dago yang letaknya dekat dengan masjid Salman. Wah kebetulan dekat dengan kampus.lobi-wisma-dago

Akhirnya sampai juga di Wisma Dago. Di lobinya dipajang barang-barang kuno, seperti meja dan kursi dan lampu-lampunya. Hotelnya bersih, dan kamarnya juga bersih. Dengan harga Rp. 127 ribu semalam cukup murah untuk ukuran di Bandung dibandingkan di Madiun. Fasilitasnya lumayan, ada TV Indovision, AC, air panas, WC duduk tapi mandinya pakai shower, tempat tidur ada 2.

3 malam di bandung, setiap malam keluar jalan-jalan ke Gunung Agung dan Gramedia untuk membaca (tidak beli lhoo…), makan malamnya di dekat hotel, yaitu di Cabe Rawit dan Geulis. Suasana dua tempat makan tersebut cukup nyaman. Makanannya pun cukup murah apabila saya bandingkan dengan Madiun untuk jenis rumah makan. Berarti Madiun itu kota kecil yang semuanya serba mahal. Sedang untuk lesehan ada yang lebih murah di Madiun, karena hari terakhir saya makan malam di depan hotel.

Jum’at malam kami kembali ke Madiun dengan naik Turangga kembali. Kali ini medapat turangga dengan interior baru. sore-di-st-bandung

TV KAnya menampilkan siaran yang sama dengan saat saya naik bulan yang lalu. Yang sedikit membuat kecewa, ternyata nampan untuk makan malam di Turangga sepertinya tidak tersentuh air, karena kotor sekali. nampan-kotor-turangga Tapi berhubung lapar, ya tetap saja saya makan menu nasi gorengnya. Semoga tidak sakit. Jam 8 malam saya sudah tertidur dan bangun sesaat sebelum memasuki kota Madiun. Ternyata tepat juga Turangga ini, sesuai jadwal di karcis yaitu 5.25 pagi. Saya turun dan saya menuju ke depan untuk memfoto loknya. Ternyata Lokomotifnya memakai seri terbaru yaitu CC204 15 yang baru saja dilahirkan dari Inka. Tapi sayangnya sampai di Madiun bau pesing karena ada yang pipis di samping Lok. cc204-15


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: