Oleh: ardianita | 02/25/2016

Hasil foto-foto

Di sini saya ingin menuangkan hasil foto-foto saya yang memakai kamera HP.  Semoga bisa dinikmati

  1. Foto Jagung bakar di Sarangan. Jagung bakar manis, enak untuk mengusir dinginnya malam di Sarangan Magetan Jagung Bakar Sarangan
  2. Foto kabut yang datang di atas telaga Sarangan Magetan pada malam hari Kabut di telaga sarangan
  3. Jamur yang tumbuh di pokok kayu yang telah mati. Nama jamurnya, saya tidak tahu…. Jamur
Oleh: ardianita | 06/12/2015

Menggambar Grafik Persamaan Kuadrat

Kali ini saya ingin berbagi rumus di MS Excel untuk menggabar grafik persamaan kuadrat y = ax^2 + bx + c. Perhitungannya memakai rumus abc, yang hasilnya berupa titik potong dengan sumbu x, titik puncak/balik, dan titik potong dengan sumbu y. Selain itu memungkinkan juga untuk tidak berpotongan dengan sumbu x.

Selain itu saya buatkan juga untuk perpotongan dengan garis linear y= px + q. Hasilnya bisa bersinggungan, berpotongan, dan tidak berpotongan.

Dalam pembuatan rumus, yang pertama saya memakai fungsi ISERROR yang mendeteksi ada kesalahan dalam hasil perhitungan. Apabila ada error berarti hasil akarnya imajiner. Ini menunjukkan nilai determinan D<0, artinya kurva tidak berpotongan dengan sumbu x.

Sedangkan rumus yang kedua, saya buat dengan mendeteksi kondisi determinan D<0. Apabila kurang dari 0 berarti tidak saling berpotongan/bersinggungan dan nilai y tidak ada.

Silakan di-download file excelnya, untuk memasukkan nilai di persamaan kuadrat ganti angka di kolom B4 sampai B6, sedang untuk persamaan linear, ganti angka di kolom B39 dan B40. Untuk menggambar grafiknya bisa dikembangkan sendiri sesuai kebutuhan.

Semoga hasil kecil ini bisa bermanfaat.

Grafik fungsi kuadrat

Oleh: ardianita | 05/12/2015

Invers Matrik ordo 3×3

Bagi teman-teman yang membutuhkan solusi untuk mencari invers matrik ordo 3 x 3 tanpa susah payah mengitungnya, berikut saya buatkan di MS Excel. Silakan didonload.

Angka matrik yang dicari, silakan masukkan/ganti angka-angka di Nilai Matrik (C5:E7), nanti akan muncul otomatis berapa Minornya, Kofaktornya, Deteminannya, Adjoint, dan Inversnya.

Semoga bisa membantu

Invers matrik 3×3

Oleh: ardianita | 01/21/2015

Bebek Goreng Sinjay Bangkalan

Saat tahun baru 1 Januari 1015 kemarin di Surabaya, saya diajak kakak yang tinggal di Surabaya untuk makan siang menu bebek goreng, sekalian jalan-jalan lihat jembatan Suramadu. Aku setuju. Perjalanan menuju Suramadu cukup lancar, rupanya warga Surabaya pagi itu masih terlelap setelah capek merayakan pergantian tahun. Tapi menjelang pintu masuk Suramadu, sepeda motor menuju Madura cukup padat, tapi jalur mobil biasa saja. Suramadu

Perjalanan cukup lancar, mobil yang melintas tidak begitu ramai. Berbeda dengan di jalur motor yang menuju Madura, cukup padat. Perjalanan sekitar 30 menit menuju arah Bangkalan. Ternyata ada 2 tempat yang cukup ramai dan berdampingan. Menurut keponakan saya, yang paling enak di Sinjay, dan memang Sinjay yang paling ramai. bebek sinjay

Setelah mencari parkir mobil yang agak sulit, karena penuh, kami memasuki rumah makannya. Ternyata ramai sekali ! panjang antrian untuk pesan saja sekitar 15 meter 2 baris. Wah……! antrian sinjay

Keponakanku kebagian pesan, dan kami kebagian cari tempat. Karena cari tempat makanpun cukup sulit. Istri saya menemukan rombongan yang hampir selesai makannya, akhirnya kami berdiri di dekat mereka. Tak lama mereka selesai, tidak enak melihat kami berdiri…… mereka cepet-cepet berdiri….. hehehe……… Alhamdulillah dapat juga tempatnya.

Menunggu makanannya sampai sekitar 30 menit-an. SUasananya cukup panas saat itu, jadi cepat cepat makannya. Baru saja mulai makan ……. eee…. sudah ada yang berdiri di dekat kami. Ternyata tidak nyaman juga.

porsi sinjay 1 porsi bebek goreng Sinjay ini terdiri dari nasi, lalapan, 2 potong bebek kremes (renyah juga) dan sambal pencit. Sambal pencit ini merupakan makanan khasnya yaitu ulekan cabe dengan potongan kecil-kecil mangga muda. Rasanya segar seperti rujak manis. Harga 1 porsi beserta teh botol Sosro sekitar Rp. 17 ribuan. Di sana juga ada pedagang kelapa muda, tapi kelapanya masih muda sekali yang belum ada dagingnya. Mengenai rasanya, enak. Saya tanya ke beberapa pengunjung, dibanding dengan tempat lainnya, di sini yang paling enak.

Kalau mengenai kenyamanan, di sini sangat tidak nyaman, mau makan antri, setelah makan harus segera pergi karena sudah ada yang ngantri. Kecuali kita cuek, ya bisa santai-santai….. Pengunjungnya waktu itu mobilnya kebanyakan plat L dan W. Berarti sama dengan kami, jauh-jauh dari Surabaya hanya untuk makan siang bebek kremes.

Oleh: ardianita | 11/05/2014

Konversi Angka ke Huruf/kata dengan MS Excel

Berikut kami sampaikan cara membuat rumus untuk mengkonversi angka ke huruf/kata/terbilang dengan menggunakan fungsi di MS Excel. Rumus ini bisa digunakan untuk pembuatan raport di sekolah, karena yang saya tahu rapor anak saya menggunakan kata. Jadi kalau nilai 90 ditulis Sembilan Puluh. Selain itu bisa dipakai untuk pembuatan kwitansi dengan melakukan beberapa modifikasi sederhana. Di sini saya hanya memberi ide dasar saja.

Rumus yang dipakai tidak usah menggunakan VB maupun makro yang rumit untuk orang awam, hanya menggunakan fungsi utama IF dan VLOOKUP.

Fungsi-fungsi yang dipakai adalah :

1. IF(logical_test;nilai bila benar;nilai bila salah)

2. VLOOKUP(nilai lookup;range tabel;kolom ke berapa dari tabel;logical)

*   nilai lookup adalah nilai yang ada di cell yang akan dikonversi

*  range tabel adalah range tabel referensi tempat konversi yang dibuat

*  kolom ke berapa dari tabel adalah urutan kolom ke berapa dari tabel yang akan

ditampilkan, dihitung mulai dari kiri.

*  logical adalah berisi FALSE bila nilainya pasti seperti di tabel dan berurutan. Sedang

diisi TRUE bila nilai di tabel tidak pasti atau tidak berpola. Contoh :

1,2,3,4,10,13,100. Atau 10 untuk nilai E, 40 untuk D, 60 untuk C. Apabila nilai 50 akan

mendapat nilai apa?

3. LEFT(text;karakter ke berapa)

*  text adalah 1 karakter yang ada di cell yang akan diambil

*  karakter ke berapa adalah karakter ke berapa dihitung mulai dari kiri

4. RIGHT(text;karakter ke berapa)

*  text adalah 1 karakter yang ada di cell yang akan diambil

*  karakter ke berapa adalah karakter ke berapa dihitung mulai dari kanan

5. INT(angka) perintah ini saya pakai untuk mengubah karakter menjadi integer

 

Berikut adalah bentuk tabel yang saya buat. Di sini saya akan mengubah bilangan menjadi huruf. Flow Chartnya sebagai berikut :

flowchart konv-angka-huruf

tabel excel

Berdasarkan flowchart di atas, dibuat dulu tabel seperti di atas, di sini saya buat di cell O dan P mulai dari O2 sampai P14. Angka di tabel dimulai dari 0 sampai 11 dan 100. untuk ‘0’ diisi karakter ‘spasi’, jangan sampai dikosongkan, karena program akan error.

Setelah tabel dibuat, tentukan dimana angka yang akan dikonversi dan hasilnya diletakkan, di sini saya membuat di cell B2 sampai C5.

Kemudian uji apakah isi B2 sama dengan data di tabel O3:O14? kalau benar tulis huruf di C2 berdasarkan data di tabel O3:P14. Misalkan, B2 berisi 1 maka dengan perintah VLOOKUP akan mencari dari tabel angka 1 itu sama dengan huruf apa, dan di tabel berisi “Satu”. Logical di VLOOKUP diisi TRUE karena ada data yang tidak berurutan, yaitu 100.

Tetapi apabila tidak sama, maka akan masuk ke pengujian kedua, diuji lagi apakah isi B2 mempunyai karakter pertama angka 1? Bila benar, maka dengan perintah VLOOKUP mencari data dari tabel mulai angka 2 sampai 9 yang sama dengan karakter pertama dari kanan di cel B2. kemudian dengan fungsi ‘&’ ditambah kata ” Belas”. Fungsi & mudah dipakai daripada fungsi CONCATENATE yang gunanya juga untuk menggabungkan 2 kata, dan di depan kata ‘Belas’ diberi spasi agar kata di depannya terpisah dengan ‘Belas’.

Tetapi bila tidak sama, yang berarti angkanya lebih dari 19, berarti masuk ke pengujian berikutnya. Diuji isi karakter pertama dari kiri B2 apakah tidak sama dengan 1, tujuannya agar angka 100 yang lebih besar dari 19 tidak ikut masuk. Bila benar maka dengan menggunakan perintah VLOOKUP mencari karakter pertama dari kiri di cell B2 yang sama dengan di tabel mulai O4:P11, ditambah fungsi ‘&’ ditambah kata ” Puluh ” (di depan dan belakang “Puluh” ditambah spasi). Kemudian dicari lagi data di tabel dengan VLOOKUP untuk karakter pertama dari kanan di cell B2, mulai O2:P11 untuk mengisi bilangan satuannya. Apabila karakter ke dua di cell B2 berisi “0” maka data di tabel untuk 0 adalah spasi atau karakter kosong. Apabila salah, akan diisi spasi atau karakter kosong.

Bentuk Programnya adalah sebagai berikut :

=IF(B2=VLOOKUP(B2;$O$3:$O$14;1;TRUE);VLOOKUP(B2;$O$3:$P$14;2;FALSE);IF(LEFT(B2;1)=”1″;VLOOKUP(INT(RIGHT(B2;1));$O$4:$P$11;2;FALSE)&” Belas”;IF(LEFT(B2;1)<>”1″;VLOOKUP(INT(LEFT(B2;1));$O$4:$P$11;2;FALSE)&” Puluh “&VLOOKUP(INT(RIGHT(B2;1));$O$2:$P$11;2;FALSE);” “)))

File Excelnya : konversi angka ke huruf

 

Ada fungsi $ yang nempel di O dan P adalah, untuk membuat O dan P tidak berubah apabila dibuat autofill di B3:C3 sampai ke bawah terus.

Demikian program sederhana ini saya buat, mungkin bisa memberi inspirasi untuk penggunaan yang lebih lanjut atau lebih rumit.

Oleh: ardianita | 11/02/2014

Pawai Ta’aruf 1 Muharam 1436 H

Pada tanggal 25 Oktober 2014 atau tanggal 1 Muharam 1436 H, pemerintah Kota Madiun mengadakan peringatan tahun baru Islam ddengan mengadakan pawai ta’aruf semua sekolah mulai tingkat TK/Paud sampai dengan SMA/SMK sekota.

Pawai diberangkatkan oleh bp. Walikota Bambang Irianto sekitar jam 6 pagi dari Aloon-aloon Barat di depan masjid Agung, dan berakhir di aloon-aloon kembali. Peserta pertama adalah untuk tingkat TK/Paud yang melakukan pawai mengitari aloon-aloon saja. Sedangkan tingkat SD/MI sampai SMA/SMK berjalan melewati Jl. PangSud – Dr. Soetomo – Jl. Pahlawan dan kembali ke aloon-aloon.

Pagi itu lumayan cerah dan cenderung panas, tetapi tidak menyurutkan semangat peserta maupun penonton yang memadati sepanjang jalan yang dilewati pawai.

Berikut adalah foto-foto saat pawai ta’aruf tersebut, tetapi saya tidak bisa menyebutkan asal sekolah untuk beberapa TK karena untuk TK dan SD dikelompokkan berdasarkan gugus/kecamatan. Tapi saya berharap tidak mengurangi keramaian suasananya. Dan mohon maaf bila ada kesalahan dalam menuliskan judul foto, dan mohon koreksi bila ada yang salah. Saya juga tidak mengambil foto dari peserta pertama, karena terlambat.

Pawai Wali 9 - TK  TK gugus Kartoharjo  TK Kartika Madiun  Guru TK tak mau kalah  Uniknya bp guru  GURU TK UNIK ???????????????????????????????  Drumb band SD Endrakila  penari SD Endrakila  Mayoret TK Chandra Shiwitama  ???????????????????????????????   ??????????????????????????????????????????????????????????????Gunungan  ?????????????????????????????????????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????????????????????????????????????

??????????????????????????????? ???????????????????????????????  ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? SMPN 2 Madiun

SMPN 13 Madiun Mayoret SMPN 13 Madiun SMPN 13 Madiun SMPN 6 Madiun Drumb band SMPN 6 Madiun Penari SMPN 4 Madiun SMPN 4 Madiun SMKN 4 Madiun Peragawati SMKN 4 Madiun SMKN 3 Madiun Penari SMKN 3 Madiun Onta SMKN 3 Madiun SMKN 2 Madiun Penari SMAN 1 MadiunSMAN 3 Madiun Penari SMAN 3 Madiun Mayoret SMAN 3 Madiun SMAN 4 MadiunSMAN 4 Madiun SMAN 6 Madiun Peragawan SMAN 6 MadiunSMAN 6 Madiun Replika AlQur'an MAN 1 Madiun Peragawati MAN 1 Madiun MAN 1 Madiun MAN 1 Madiun 

Oleh: ardianita | 04/29/2013

Flow/Alur Proses Desain dan Pengembangan

Saya mencoba membuat alur proses Desain dan Pengembangan berdasarkan regulasi ISO 9001:2008 Elemen 7.3 Desain dan Pengembangan.

Urutan proses tersebut saya buat memakai MS Excel, dan saya mohon maaf mungkin ada yang salah menurut kaidah pembuatan flow chart.

Semua urutan proses tersebut selalu menghasilkan dokumen, dan dokumen tersebut harus disimpan sebagai rekaman/records agar mudah dicari di saat dibutuhkan, dan mempunyai masa simpan yang telah disepakati.

Urutan proses ini bisa jadi tidak sama atau sulit diaplikasikan untuk satu perusahaan, tapi saya berharap sudah bisa memberi gambaran tentang urutan proses desain. Juga mohon masukan apabila ada yang salah dalam pemahaman saya pada elemen 7.3 tersebut, sehingga pembaca lainnya akan mendapatkan suatu informasi yang benar dan lengkap. Terima kasih

Berikut filenya dalam bentuk pdf.flow desain dan pengembangan

Oleh: ardianita | 02/05/2013

Urgensi Masyarakat Sadar Halal

Oleh Ceppy Indra Bestari
Urgensi Pola Hidup Halalan Toyyiban
Bagi seorang mu’min, makanan bukanlah sekedar pengganjal perut kala lapar, akan tetapi ia bisa membawa manusia kedalam api neraka jika apa yang dimakan itu jika tidak halal (haram). Disamping itu makanan haram menyebabkan ibadah yang kita lakukan serta do’a yang kita panjatkan akan sia-sia. Mari kita perhatikan salah satu dari sekian banyak hadist terkait makanan haram berikut:
Ya Rasulullah, doakanlah aku agar menjadi orang yang dikabulkan doa-doanya oleh Allah.” Apa jawaban Rasulullah SAW, “Wahai Sa’ad perbaikilah makananmu (makanlah makanan yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan doanya. Dan demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima amalnya selama 40 hari dan seorang hamba yang dagingnya tumbuh dari hasil menipu dan riba, maka neraka lebih layak baginya.” (HR At-Thabrani)
Sebagian ulama berpendapat bahwa makanan yang kita makan berpengaruh terhadap pembentukan sifat dan karakter kita. Maka Bukan tidak mungkin jika ada kenakalan dan ketidak patuhan anak-anak kita, budaya korupsi para pejabat kita, maraknya kemaksiatan dan sikap meremehkan dosa dan lain-lain sedikit banyak akibat dari masuknya makanan haram pada tubuh mereka. Untuk lebih detail memahami dampak buruk makanan haram bagi kita dan keluarga silahkan dibaca artikel kami lainnya yang berjudul “Dahsyatnya Dampak Buruk Makanan dan Harta Haram”.
Oleh karena itu, sebagai mu’min yang taat, kita harus mampu memilih hanya makanan yang baik dan halal saja yang kita konsumsi. Yang dimaksud halal disini baik halal pada zatnya maupun pada cara mendapatkannya.
Realita Masyarakat Muslim Indonesia
Namun sungguh sangat ironis bahwa masih banyak kaum muslimin yang hampir tidak peduli, menganggap enteng, bahkan cenderung meremehkan kehalalan makanan yang dikonsumsinya. Kodisi ini disebabkan terutama karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman yang menyebabkan kurangnya kesadaran dan ketidakpedulian dari sebagian besar masyarakat Muslim Indonesia. Secara umum kurangnya pengetahuan dan pemahaman yang dimaksud adalah:
1. Kurangnya pemahaman dari sisi syariah, tentang perintah dan larangan terkait halal haram, akibat yang ditimbulkan dan pahala serta mafaat yang di dapat jika taat. Akibatnya adalah kurangnya kesadaran, kehati-hatian dan kepedulian. Contohnya ketika makan daging di warung makan (misalnya daging ayam), banyak diantara yang tidak peduli apakah ayam yang dimakan disembelih dengan menyebut nama Allah. Atau banyak yang tidak peduli apakah bumbu-bumbu yang dipakai mengandung bahan haram seperti ang ciu, minyak babi dan lainnya.

2. Kurangnya pengetahuan dari sisi kemajuan teknologi pangan. Terutama pengetahuan tentang bahan makanan, kosmetika, pembersih muka obat-obatan bahkan alat-alat masak serta sandang.

Contohnya saja ketika kita berbicara babi, dengan alasan “efisiensi produksi” dimana bahan-bahan dari babi jauh lebih murah dibanding lainnya, maka penggunaannya menjadi pilihan utama, terutama di negara non Muslim. Padahal banyak sekali produk-produk import yang beredar di negara ini atau produk lokal yang sebagian bahan bakunya import.
Ketidaktahuan ini membuat masyarakat Muslim merasa aman-aman saja ketika mengkonsumsi kapsul dengan bahan gelatin babi, menggunakan pembersih wajah dengan karbon aktif dari tulang babi yang di bakar, atau mandi mensucikan diri dengan menggunakan sabun yang mengandung lemak babi.
Ironisnya kegiatan bernuansa ibadah pun tak lepas dari bahaya ini, misalnya ke masjid dengan menggunakan sandal dari kulit babi, atau sholat sementara dikantongnya ada dompet kulit babi, berbuka puasa dengan air mineral yang di saring menggunakan penyaring arang dari tulang babi, mengolesi kue lebaran menggunakan kuas dari bulu babi, atau berwisata religi sambil menikmati jagung bakar yang bumbunya di oleskan oleh kuas babi, dan masih banyak lagi realita ironis lainnya yang sangat-sangat mengkhawatirkan.
Ini baru satu yang kita bahas yaitu babi, padahal masih banyak bahan baku haram lainnya. Misalnya bahan berasal dari hewan halal namun tidak di sembelih dengan menyebut nama Allah, atau penggunaan anggota tubuh manusia untuk bahan kosmetika, suplemen dan bahkan bahan pelembut makanan.
3. Kurangnya pemahaman dan kewaspadaan atas realita pasar. Dengan alasan harga dan upaya memperoleh keuntungan yang besar, banyak sekali kecurangan-kecurangan yang terjadi di pasar yang tidak disadari oleh masyarakat Muslim. Tengoklah kasus pencampuran daging sapi dengan babi, kasus penyeludupan babi hutan, bangkai ayam untuk bakso, sapi glonggongan, bahkan produk-produk yang sengaja dibuat seoleh halal namun haram.
Untuk yang terkhir ini kami beri satu saja contoh untuk Anda, silahkan cek di google dengan kata kunci “krupuk kulit babi Rejeki”, perhatikan namanya yang sekilas Islami (Rejeki). Untunglah ada keterangan pada kemasannya, bagaimana jika tidak ada keterangan, bisa jadi banyak penggemar krupuk kulit terkecoh memakan kulit babi.

4. Kurangnya pemahaman akan hukum dan peraturan. Contoh yang paling jelas adalah masalah label halal. Bayak diantara kita menganggap bahwa restoran atau produk yang mencantumkan label halal sudah pasti halal. Padahal realitanya banyak label halal adalah “self claim” alias pernyataan sepihak tanpa adanya pengujian dari badan yang berwenang. Jika saja masyarakat paham label seperti apa yang resmi dan yang bukan, maka mereka akan terhindar dari memakan makanan haram atau subhat.

5. Kurangnya pemahaman akan konsep ujian dunia. Keadaan dilematis yang menyulitkan untuk menjaga diri dan keluarga dari barang haram terkadang disikapi secara salah oleh sebagian besar kita. Padahal jika kita memahami bahwa keadaan tersebut merupakan ujian bagi kita untuk selalu taat dan kesempatan besar meraih pahala dari upaya menghindari barang haram, maka pastilah akan berbeda juga sikap kita.
Dengan kondisi dilematis dan sulit membedakan yang halal dan haram ini membuat sebagian Muslim mengeluh bahkan dengan gampang mengatakan “jika ingin 100% halal ya hiduplah di hutan sana. Atau dengan gampang mengatakan bahwa untuk keadaan “darurat” memakan makanan haram boleh-boleh saja. Ironisnya kondisi darurat yang dimaksud tidak difahami dengan benar. Kadang hanya karena tidak enak dengan atasan atau koleganya ia rela ikut jamuan makan di resto yang “subhat” dengan alasan darurat.
Berkaitan dengan konsep ujian dunia, perhatikan hadist berikut : Sesungguhnya Allah Ta’ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal. (HR. Ad-Dailami)
Surga itu mahal dan tidak hanya bisa dicapai dengan upaya yang seadanya. Harus ada upaya dan pengorbanan besar untuk memperolehnya diantaranya untuk lulus dari ujian dan mengumpulkan bekal pahala sebanyak-banyaknya dari ujian ini. Perhatikan firman Allah dan Sabda Rasullullah berikut ini :
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu ? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya : “Bilakah datangnya pertolongan Allah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS Al Baqarah 2 : 214)
Kembali ke pembahasan realita kesadaran masyarakat Muslim Indonesia saat ini, dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan kesadaran umat akan kondisi saat ini dan kewajiban untuk mewujudkan pola hidup halalan toyyiban merupakan keniscayaan yang tidak bisa ditunda lagi.

Dampak dari Kodisi Masyarakat yang tidak Sadar Halal
Mari kita lihat “beberapa” dampak dari tidak adanya pemahaman dan kesadaran orang Muslim:
1. Dengan leluasa produk-produk haram dan subhat di produksi karena toh masyarakat Muslim mau membeli dan mengkonsumsinya
2. Maraknya kecurangan dan pengelabuan produk haram menjadi “seolah” halal, toh masyarakat muslim tidak mengetahuinya, kalaupun ketahuan tidak besar resikonya
3. Sertifikasi halal bukan menjadi “nilai tambah” bagi produsen karena toh banyak muslim yang tidak mempertanyakannya dan tidak menjadi pertimbangan dalam membeli.
4. Produsen produk pangan dengan leluasa mencampurkan bahan-bahan haram (dengan pertimbangan harga yang lebih murah) toh masyarakat Muslim tidak mengetahui dan mempertanyakannya.

Hal ini bisa diminimalisir jika saja penduduk Muslim Indonesia mayoritas faham dan sadar. Belum lagi jika sudah bergerak membentuk kekuatan sosial yang akan membawa dampak positif yang menjadi kebalikan dari kondisi diatas, diantaranya:
1. Produsen tidak lagi leluasa memproduksi produk tanpa sertifikasi Halal, bisa-bisa tidak ada yang membeli karena masyarakat sudah sadar halal.
2. Kecurangan dan pengelabuhan akan ditekan secara minimal karena masyarakat sudah faham dan sadar, bahkan bisa melakukan tuntutan jika ketahuan.
3. Sertifikasi Halal akan menjadi nilai tambah bahkan satu keharusan bagi produsen jika ingin produknya laku.

4. Pemerintah akan lebih terdorong, mudah dan powerfull dalam menetapkan kewajiban sertifikasi Halal untuk produk pangan yang ada di Indonesia, karena merupakan aspirasi dari sebagian besar penduduknya.

Mewujudkan Masyarakat Sadar Halal, Apa Kontribusi Kita?
Pemahaman dan kesadaran masyarakat atas kondisi saat ini dan kewajiban untuk melindungi diri dari sesuatu yang haram ini menurut kami merupakan langkah awal yang harus di perjuangkan. Beginilah selalu siklus da’wah para Rasul. Titik pertama selalu dimulai dari penyampaian ilmu sehingga timbul pemahaman. Pemahaman yang benar dan utuh akan menimbulkan keyakinan dan kesadaran sehingga timbulah motivasi dalam diri yang akan melahirkan amal atau action.
Kesadaran tidak boleh berhenti pada tataran individu namun harus di sebarluaskan sehingga memasyarakat. Setiap individu yang telah di fahamkan dan disadarkan oleh da’wah halal ini wajib untuk menyampaikannya kembali ke orang lain. Dimulai dari keluarga terdekat, teman, masyarakat sampai ke tingkatan Negara dan dunia. Beginilah Rasulullah mencontohkan kepada kita. Jika semua ini dikolektifkan dan diorganisir dalam sebuah tatanan amal jama’i yang rapi, niscaya akan melahirkan gerakan dan kekuatan dahsyat untuk merubah kondisi saat ini.
Kesadaran dimulai dari pemahaman. Pemahaman dilahirkan dari pengetahuan yang diolah. Sedang pengetahuan ini tidak akan sampai kepada mereka kecuali ada media dan orang yang menyampaikannya. Pusathalal.com berusaha memfasilitasi hal ini melalui penyediaan media dan materi sosialisasi baik secara online maupun offline. Namun upaya ini akan minim dampaknya jika tidak didukung secara massif oleh seluruh umat untuk turut serta menyampaikan kembali ke orang-orang di sekitarnya, termasuk Anda wahai pembaca yang di rahmati Allah.
Mari kita mulai terhadap diri, keluarga, masyarakat sekitar hingga lingkup Negara dan dunia. Manfaatkan media dan materi yang kami sediakan seoptimal mungkin sebagai alat bantu Anda dalam menjalankan misi da’wah halalan toyyiban. “Siapa yang mencontohkan perbuatan baik dalam Islam, lalu perbuatan itu setelahnya dicontoh (orang lain), maka akan dicatat untuknya pahala seperti pahala orang yang mencontohnya tanpa dikurangi sedikit pun pahala mereka yang mencontohnya. Dan barang siapa mencontohkan perbuatan buruk, lalu perbuatan itu dilakukan oleh orang lain, maka akan ditulis baginya dosa seperti dosa orang yang menirunya tanpa mengurangi mereka yang menirunya. (HR. Muslim dari Jarir bin Abdillah ra).
Semoga Allah memberikan kemudahan dan kekuatan bagi kita semua untuk secara istiqomah berperan mewujudkan Indonesia sebagai negeri halalan toyyiban. Amin ya Robb.
*****
Dapatkan materi-materi sosialisasi halalan toyyiban dalam bentuk pdf, power point, video dan lainnya di http://www.PusatHalal.com.
~ Pusat Informasi, Pendidikan dan Komunitas Halalan Toyyiban ~

Oleh: ardianita | 01/19/2013

Bunda

Bunda…..

Kubuka album biru

Penuh debu dan usang

Ku pandangi semua gambar diri

Kecil bersih belum ternoda

Pikirkupun melayang

Dahulu penuh kasih

Teringat semua cerita orang

Tentang riwayatku

Reff: Kata mereka diriku slalu dimanja

Kata mereka diriku slalu ditimang

Nada nada yang indah

Slalu terurai darinya

Tangisan nakal dari bibirku

Takkan jadi deritanya

Tangan halus dan suci

Tlah mengangkat diri ini

Jiwa raga dan seluruh hidup

Rela dia berikan

Back to reff
Oh bunda ada dan tiada dirimu

Kan slalu ada di dalam hatiku……………..

 

Setiap kali mendengar lagu bunda yang dinyanyikan oleh Melly Goeslaw ( http://www.youtube.com/watch?v=1CYNa9PZLC0 ) selalu air mata ini mengalir teringat akan ibu. Syair yang begitu mengena.

Aku bisa merasakan betapa berat Ibu mengasuh aku hingga aku besar dan menikah, setelah aku mempunyai anak. Kebetulan anak pertamaku laki-laki dan kenakalannya kok bisa sama dengan kenakalanku dulu, hanya sarananya yang berbeda.

Dalam mengasuh anakku, aku sering marah dan setres, sedangkan Ibuku dulu tidak pernah marah melihat kenakalanku, paling hanya teguran yang lembut, atau apabila Beliau sudah marah hanya mendiamkan aku. Ah… begitu bedanya aku dengan Ibu. Ibu, maafkan semua kesalahanku yang pernah membuat hati Ibu sakit…….

Ibuku memang terkenal sabar, apa mungkin terpengaruh pekerjaannya yang bekerja sebagai Bidan di desa. Ibuku dengan sabar melayani setiap pasien yang datang berobat maupun yang meminta datang kerumahnya untuk menolong persalinan.

Aku sering kasihan melihat Ibuku, karena pasien datang tidak pernah mengenal waktu, bisa pagi, bisa siang bahkan bisa tengah malam. Karena memang orang melahirkan tidak bisa ditunda.  Kadang saat mau makan, ada pasien yang datang, juga saat baru akan merebahkan badan untuk istirahat, ada pasien datang. Semua itu dilayani Ibu dengan suka cita tanpa mengeluh. Ibuku biasa menerima pembayaran apapun, selain uang. Karena ada yang membayar dengan buah (karena memang punyanya buah), ada yang membayar nasi selamatan, bahkan ada juga yang dibayar sama Ibu karena memang tidak mampu. Ibukupun termasuk pemberani, karena sering tengah malam dijemput orang yang belum dikenalnya untuk membantu persalinan istrinya yang di rumah. Seperti ini biasanya Ibu meminta orang tersebut untuk melapor ke kantor Polisi di dekat rumah. Dulu kami begitu akrab dengan bapak Polisi yang dinas di dekat rumahku. Karena jaman dulu wilayah kerja ibuku adalah 1 kecamatan yang saat itu banyak desa yang belum mendapat aliran listrik seperti sekarang ini.

Biasanya Ibu dibonceng sepeda oleh yang memanggil atau naik dokar. Ibu memang punya prinsip, selama kita tidak menyakiti orang dan punya niat untuk membantu, Insya Allah kita tidak akan pernah disakiti orang, kemudian kita berserah diri kepada Allah. Alhamdulillah sampai Ibu pensiun tidak pernah diganggu orang selama menjalankan tugas menolong persalinan.

Saat ini Ibuku sudah tua, Alhamdulillah Beliau selalu sehat. Beliau selalu menjaga makanan yang dimakan, sholat tepat waktu dan sholat malam. Karena Beliau meyakini dengan sholat apalagi sholat malam membuat semakin dekat dengan Allah sehingga timbul kepasrahan, yang pada akhirnya akan membuat tubuh sehat.

Beberapa hari yang lalu istriku datang dari sekolah membawa majalah Nurul Hayat Edisi 107 Desember 2012, ada tulisan yang menarik tentang ibu. Ibu ternyata tidak masuk daftar di surat At Taubah 24 yang artinya “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik“. Ayat ini begitu memuliakan peran ibu karena ibu tidak disebutkan dalam daftar yang menjadikan kita lalai kepada Allah. Bukan berarti ibu tidak mempunyai kesalahan, tetapi kesalaan ibu adalah urusan pribadi dia dengan Allah ta’ala. Hal ini mengingatkan kita sebagai anak untuk tidak mengadili perbuatan tidak baik ibu, kecuali sekedar menasehati dengan perkataan yang baik. Tidak boleh ada kata-kata kasar, tidak boleh ada bentakan, tidak boleh ada marah. Di surat yang lain yaitu Al Ankabuut 8 yang artinya “Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan“.

Di ayat ini ada perintah untuk tidak mengikuti, bukan untuk melawan dan tetap memperlakukan dengan baik.

Rumahku dengan rumah orang tuaku cukup jauh, perjalanan sekitar 2,5 jam dengan mobil pribadi. Sebagai anak, selalu saja merasa sibuk sehingga sepertinya tidak ada waktu untuk mejenguk Ibu. Bahkan Ibu mertua yang rumahnya 30 menit perjalanan, aku jarang bisa punya waktu untuk menjenguknya. Aku sendiri heran, mengapa kok terasa sibuk sekali sehingga sulit mencari waktu luang untuk menjenguknya. Tapi aku selalu berusaha untuk telepon sekedar cerita-cerita. Ibuku sendiri bisa menyadari kondisi diriku, walau mungkin hatinya merasa nelongso. Setiap libur sekolah, baru bisa berkunjung agak lama dan bermanja-manja ke ibu.

Semoga aku dan istriku tetap bisa berbuat baik kepada orang tua dan mempunyai waktu untuk mengunjunginya. Ada yang pernah bilang “Kalau datang cuma 1 tahun sekali, sekarang kamu hitung berapa usia orang tuamu. Misalnya sekarang 63 tahun, apabila takdir Allah pada usia 65 tahun, berarti tinggal 2 kali lagi bertemu dengan orang tua. Tapi apakah kita tahu berapa Allah mentakdirkan usia orang tua kita?”.

Oleh: ardianita | 12/30/2012

2012 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2012 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

4,329 films were submitted to the 2012 Cannes Film Festival. This blog had 21.000 views in 2012. If each view were a film, this blog would power 5 Film Festivals

Click here to see the complete report.

Older Posts »

Kategori